Minggu, 28 Agustus 2016

catatan tak jelas

kita adalah manusia yang tidak akan pernah puas dengan apa yang telah kita dapat. kita adalah manusia yang penuh dengan hawa nafsu. kita adalah .........
beginilah hidup....
kita akan selalu mendapatkan cobaan....

Jumat, 31 Juli 2015

Buktikan Kehamilan, Kim Kardashian Siap Foto Bugil

Buktikan Kehamilan, Kim Kardashian Siap Foto Bugil

LOS ANGELES- Kim Kardashian punya cara unik untuk membantah kehamilan palsunya. Istri Kanye West ini berniat foto telanjang.

Belakangan ini santer diberitakan kehamilan kedua Kim palsu karena di sebuah foto benjolan di perutnya hilang.

"Kim berencana untuk melakukan foto tanpa busana sebelum ia melahirkan bayinya. Tetapi, ia masih merahasiakan kapan hal itu akan dipublikasikan,” ujar seorang sumber seperti dikutip Hollywoodlife.

Sebelumnya, kakak Kim, Kourtney Kardashian sudah melakukan hal serupa saat dirinya mengandung. Ia melakukan sesi foto tanpa busana untuk majalah DeJour Magazine pada Desember 2014.

"Dia tidak nyaman dengan bentuk tubuhnya saat hamil, dia tidak seperti Kourtney yang menyukai foto tanpa busana saat Kourrney mengandung,” katanya.

“Kourney mengatakan kepada Kim agar ia harus percaya diri dan melakukannya. Kim tidak berkata kalau itu tidak akan terjadi, tetapi ia juga tidak mengatakan iya akan hal itu," tambahnya.

Source: okezone

Kamis, 30 Juli 2015

Usut Tuntas Dalang di Balik Insiden Tolikara

Usut Tuntas Dalang di Balik Insiden Tolikara

JAKARTA - Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta Timur mengecam keras terjadi insiden pembakaran ruko dan masjid di Kabupaten Tolikara, Papua pada hari raya Idul Fitri, beberapa waktu lalu.

PMII meminta pemerintah segera mengusut tuntas masalah itu sampai ke akar-akarnya. Hal itu penting untuk mencegah merembetnya konflik agama ke daerah lain.

Korlap aksi PMII, Abuyy, mengatakan, insiden Tolikara cukup mengejutkan. Sebab, selama ini di Papua tidak pernah terdengar kabar adanya konflik karena perbedaan agama.

"Yang saya dengar justru kehidupan beragama di Papua cukup bagus dimana toleransi antar umat beragama terjalin dengan baik. Umat muslim maupun non muslim, baik dari pendatang maupun warga asli, terlihat rukun dan membaur dengan baik,” ungkap Abuyy saat menggelar aksi damai di Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Dia meminta pihak-pihak yang memainkan sentimen agama untuk berpikir ulang, karena Indonesia merupakan bangsa yang majemuk.

"Bisa jadi memang pembuat skenario menginginkan adanya konflik antar agama di Indonesia. Ini harus diwaspadai. Karena jika sudah terjadi konflik agama, luka itu akan sulit untuk disembuhkan dan memakan waktu yang lama untuk kembali normal," bebernya.

PMII memberi apresiasi kepada aparat keamanan yang secara cepat melakukan pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh muslim agar persoalan Tolikara ini tidak merembet ke daerah lain.

"Percayakan kepada aparat yang akan menangani kasus ini sesuai dengan hukum. Ini sekaligus ujian bagi aparat kepolisian, agar tidak dicap diskriminatif dalam mengusut kasus-kasus yang melibatkan pemimpin agama,” pungkasnya.

Source: okezone

22 Kiai Sepuh Dukung Mekanisme AHWA di Muktamar NU

22 Kiai Sepuh Dukung Mekanisme AHWA di Muktamar NU

SURABAYA - 22 Kiai Sepuh Nahdatul Ulama sepakat mekanisme Ahlu Halli Wal Akli (AHWA) diterapkan di Mukmatar NU ke-33 Jombang. Alasannya, AHWA ini merupakan ruh dari NU yang berdasar pada musyawarah mufakat.

Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH Miftakhul Ahyar mengatakan, jati diri NU adalah Musyawarah Mufakat. "Dari sini semangat Nahnaniyah atau kaminya munculku. Kalau Voting yang muncul semangat akunya," kata Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Jannah, Kedung Tarukan, Surabaya di Kantor PWNU Jawa Timur, Kamis (30/7/2015).

Ia juga memastikan penerapan ini NU ini murni untuk menjaga Marwah NU sebagai ormas islam. Tidak ada kaitannya dengan jegal menjegal calon lain yang akan maju sebagai Ketua Umum PBNU dan Rais Aam PBNU. Tentunya, keputusan final ada di forum Muktamar yanag akan digelar di Jombang pada 1-5 Agustus.

Kiai Miftakhul Ahyar juga mengatakan, keputusan untuk menggunakan AHWA ini dipastikan akan diberlakukan pada Muktamar ke-33 Jombang. Menurutnya, langkah ini adalah upaya terbaik sehingga tidak perlu ditunda-tunda lagi akan digunakan pada Muktamar setelahnya. "Ini kan perbuatan baik. Kenapa harus ditunda-tunda. Ya harus dilakukan sekarang," katanya.

Keputusan untuk mendukung mendukung Ahwa ini dihadiri 22 Kiai Sepuh NU. Mereka adalah KH Maimoen Zubair (Sarang, Jawa Tengah), KH Anwar Manshur (Lirboyo), KH Abdullah Kafabihi Machrus (Lirboyo), KH Zainuddin Djazuli (Ploso, Kediri), KH Mas Masur Thalhah (Surabaya), KH Miftakhul Akhyar (Surabaya), KH Nurul Huda Djazuli (Ploso, Kediri), KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Mujib Imron (Pasuruan), KH Mas Ahmad Subadar (Pasuruan), KH Masbuchin Faqih (Gresik), KH Jakfar Yusuf (Sampang), KH Syafrudiin Wahid (Sampang), KH Mahrus Malik (Sampang), KH Syafruddin Syarif (Probolinggo), KH Suyuthi Thoha (Banyuwangi), KH Nasiruddin (Tuban), KH Romadhon Khatib (Malang), KH Abdullah (Batu), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Abdul Qodir Syamsul Arifin dan KH Cholil As'ad Syamsul Arifin.

Source: okezone

Komponen Pembangunan 35.000 Mw 100% Lokal

Komponen Pembangunan 35.000 Mw 100% Lokal

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyatakan, komponen pembangunan program listrik dengan kapasitas 35.000 megawatt (mw) harus 100 persen dalam negeri.

"Harus dalam negeri, semuanya harus gunakan komponen dalam negeri," kata JK di Kantornya, Jakarta, Kamis (30/7/2015).

JK menuturkan, pembangunan program 35.000 mw ini memiliki prinsip yang mampu memberikan manfaat besar bagi seluruh sektor usaha di Indonesia. Oleh karena itu, pembangunannya dijadwalkan dengan baik dan tepat.

Tidak hanya itu, sambung JK, pembangunan 35.000 mw juga tidak hanya bergantung kepada PT PLN (Persero) melainkan mengajak peran swasta.

"Sehingga, kita yakin untuk transmisi 46.000 km itu dapat dilaksanakan dalam waktu 5 tahun pas kalau perlu lebih cepat dengan sistem yang memenuhi syarat," tambahnya.

Menurut JK, PLN saat ini sudah menguasai teknologi pembangunan transmisi untuk program listrik yang berkapasitas 35.000 mw. Mengenai pendanaannya, JK yakin PLN bisa memenuhi total investasi yang besarannya mencapai Rp250 triliun untuk membangun transmisi.

"Iya, kita kan punya dana. PLN ada dana, APBN juga ada. Bisa juga bank dalam negeri," tukasnya.

Source: okezone

Jero Bebas Demi Hukum Jika Berkas Tak Rampung

Jero Bebas Demi Hukum Jika Berkas Tak Rampung

JAKARTA - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengatakan, dirinya bisa bebas demi hukum dari kasus yang menjeratnya menjadi tersangka bila berkas perkaranya belum rampung sampai pada batas waktu masa tahanannya habis.

"Menurut penyidik, kalau 1 September 2015 berkas saya belum selesai maka saya bebas demi hukum," kata Jero di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2015).

Politikus senior Partai Demokrat ini resmi ditahan sejak 5 Mei 2015. Dalam KUHAP, penyidik hanya mempunyai hak untuk menahan seorang tersangka selama 120 hari. Selama waktu penahanan itu, penyidik diwajibkan untuk melengkapi berkas perkara tersangka alias P21.

"Sesuai dengan KUHAP, penahanan pertama dilakukan selama 20 hari. Kedua, ditambah 40 hari, sudah saya jalani. Ketiga, 30 hari, sudah saya jalani. Sekarang yang terakhir, 30 hari. Akan habis perpanjangan 1 September," ungkap Jero.

Jero yang juga ditetapkan tersangka saat dirinya menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) ini, mengatakan, penyidik tengah mengusahakan melimpah kasusnya ke penuntutan tidak lebih dari 1 September.

Jero Wacik Diperiksa

"Penyidik menjanjikan akan P21 dalam 10 hari ke depan," tukasnya.

Jero ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam sejumlah kegiatan di Kementerian ESDM saat menjabat sebagai menteri periode 2011-2013, pada 3 September 2014. Dia diduga memeras untuk memperbesar dana operasional menteri (DOM).

KPK menetapkan Jero sebagai tersangka di Kementerian ESDM pada 3 September 2014. Dalam pengembangannya, lembaga antirasuah ini pun kembali menetapkannya menjadi tersangka dugaan korupsi saat menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Kini Jero telah mendekam di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sendiri dijerat dengan Pasal 12 Huruf e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHPidana.

Sedangkan dalam kasus dugaan korupsi di Kemenbudpar merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Jero Wacik dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Source: okezone

Kekeringan Dikhawatirkan Berimbas Impor Beras

Kekeringan Dikhawatirkan Berimbas Impor Beras

JAKARTA - Musim kemarau panjang atau kekeringan (Elnino) dikhawatirkan mengakibatkan keterpaksaan Pemerintah untuk melakukan impor beras. Hal ini demi mewujudkan ketahanan pangan dalam negeri.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, selama musim kemarau, Pemerintah akan melihat pasokan beras oleh Bulog hingga September mendatang. Namun, pihaknya meyakini pasokan beras saat ini masih dalam kategori aman.

"Kalau bisa diproduksi beras dalam negeri ya kita beli, kalau enggak ada ya kita impor demi ketahanan pangan, nanti kita lihat," ujar Sofyan di kantornya, Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Menurutnya, pengecekan pasokan beras harus dilakukan pada akhir tahun mendatang. Sebab, pada Januari hingga Februari, tidak ada lagi panen beras.

"Sampai sekarang sampai September-Oktober, pasokan beras masih aman. Kita lihat lagi akhir tahun. Jadi stok pangan 1,5 juta ton sampai akhir tahun," kata dia.

Terkait dengan bencana alam yang terjadi belakangan ini seperti erupsi gunung merapi dan gempa bumi, Sofyan mengaku tidak banyak berpengaruh terhadap kondisi pertanian Indonesia. Sebab, hanya terjadi di beberapa daerah dan tidak memiliki dampak secara nasional.

"Gempa juga tidak banyak dan tidak menciptakan korban. Yang paling penting itu el nino, kekeringan di mana-mana. Produksi padi di beberapa daerah, sekarang el nino terjadi di waktu panen jadi enggak masalah. Kalau tebu musim panen juga enggak ada masalah," tukasnya.

Source: okezone